PARADIGMA METODOLOGI OBJEKTIF DAN SUBJEKTIF ANTARA EPISTEMOLOGI METODOLOGIS ILMU TERAPAN DAN ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR DALAM URGENSI INTEGRASI KEILMUAN PADA ERA POST-MODERNISME

Authors

  • Unggul Purnomo Aji Universitas PTIQ Jakarta, Indonesia Author

Keywords:

Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Ilmu Terapan, Metodologi, Integrasi Keilmuan, Post-Modernisme

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dorongan kompleksitas permasalahan era post-modern yang menuntut terjadinya integrasi disiplin keilmuan dan adanya permasalahan pada distingsi metodologis antara Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir serta Ilmu Terapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui epistem penalaran yang sesuai dalam bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir pada urgensi integrasi lintas disiplin serta mencari segregasi dan dikotomi paradigma metodologi dengan Ilmu Terapan. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan berdasar pada kesesuaian data yang bersifat non-lapangan. Hasil penelitian menunjukkan secara umum landasan metodologis antara absolutisme-subjektif Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir serta relatifisme-empirik Ilmu Terapan adalah berbeda. Namun begitu, ruang sintesa untuk mendialektikakan kebenaran ilmiah empirik dan kebenaran mutlak ilahi masih sangat terbuka. Tentunya hal ini membutuhkan penalaran burhani yang bisa diuji secara koherensi, korespondensi dan pragmatisasi.

Published

2025-07-18

How to Cite

PARADIGMA METODOLOGI OBJEKTIF DAN SUBJEKTIF ANTARA EPISTEMOLOGI METODOLOGIS ILMU TERAPAN DAN ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR DALAM URGENSI INTEGRASI KEILMUAN PADA ERA POST-MODERNISME . (2025). Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran Dan Keislaman, 9(1), 66-93. https://jurnalptiq.com/index.php/mumtaz/article/view/14

Share

Similar Articles

11-20 of 23

You may also start an advanced similarity search for this article.